Dear
muslimah.....😊😄
Waktu terus
mengalir, hari-hari bergulir dan kian berlalu. Sadar tak sadar, sejatinya kita
sedang melangkah menuju hari-hari abadi dan akan meninggalkan dunia, tempat persinggahan
sementara. Kadang terbesit sebuah pertanyaan tentang akhir perjalanan ini, di
janah kah atau di nerakaNya?
Saudariku...
Rasulullah
bersabda: “Allah ta’ala berfirman, ‘Aku telah
menyediakan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh kenikmatan yang belum pernah mata
melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya, dan belum pernah pula terbetik
dalam hati manusia’.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Saudariku...
Cukuplah
hadits di atas menjadi cambuk pengharapan, bahwasannya ada sebuah jalan yang
mengajak kita pada kebahagiaan sejati. Kebahagiaan yang hanya tertebus dengan
kesalehan diri. Hamba yang dijanjikan syurga, muara perjuangan dan masa depan
kekasihNya. Siapkah kita menyongsongnya?
Sebagaimana firman
Allah: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada janah yang
luasnya seluas langit dan bumi yang telah disediakan bagi orang-orang yang
bertakwa.”
Saudariku fillah...
Keindahan surga tiada terjamah imajinasi. Rasulullah mengabarkan bahwa ia dicipta
dengan pintu-pintu yang terlihat oleh mata namun ia tembus oleh pandangan. Ia
juga dapat memahami perkataan manusia dan hanya tebuka untuk orang-orang
pilihanNya.💦💦
Tanah surga
tersusun dari za’faran. Lumpurnya beraromakan kasturi nan wangi. Kerikilnya tak
lain adalah mutiara lu’lu’ dan yakut. Halamannya bersusun batuan kapur seharum
kasturi. Di sana sebuah bangunan tinggi kokoh menjulang, tersususn pula kamar-kamar
yang dipenuhi perhiasan. Dari dalam terlihat yang di luar, dan dari luar terlihat
yang di dalam.
Buah-buahan melimpah
ruah serta mudah dipetik, sungai-sungai menganak mengalir beraneka warna dan
rasa. Pelayan-pelayan elok perangainya menemani masa liburan di jannah abadi.
Dan masih banyak gambaran lain tentang syurga yang tersampaikan melalui firman Allah
dan sabda RasulNya.💖
Saudariku...
Ada sebuah kejutan khusus teruntuk insan beriman. Yakni tersedia empat
pintu surga baginya. Pintu pertama adalah pintu untuk rombongan tamu dari golongan malaikat. Yang kedua,
pintu untuk istri-istri bermata elok yang memikat. Pintu ketiga membatasi
dirinya dan para penghuni neraka. Dan pintu terakhir membatasinya dengan
daarussalaam, tempat khusus bila rindu menatap Rabbnya.
Saudariku...
Sangat layak bila harapan-harapan terpancang atas janji-janji Rabbul
Izzati. Sebagaimana janahNya hanya tersedia untuk hamba-hamba yang terkasih. Bahwa
mereka pula yang terjamin mendapatkan segala yang diingini. Sebagaimana firmanNya:
“Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal (di
dalamnya). (hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan
(kepada-Nya).” (QS Al-Furqoon : 16)
Sudahkah kita siap memupuk iman, takwa, dan harapan pada Sang Esa?
Siapkah kita menyongsong cinta dan janji-janjiNya?
by: Sabila Rosyada

0 komentar:
Posting Komentar